Konfigurasi Awal Ubuntu Server 20

Login melalui SSH

1. Log in sebagai root

  • isi username saat install awal
  • isi password saat install awal
  • lalu ketikkan di bawah ini 1/1:
$ sudo sed -i 's/#PermitRootLogin prohibit-password/PermitRootLogin yes/' /etc/ssh/sshd_config
$ sudo systemctl restart ssh
$ sudo passwd
$ ssh root@alamat_ip

2. Update Software dan Patch Keamanan Server Ubuntu 20

$ sudo apt update
$ sudo apt -y upgrade

3. Ubah Timezone

$ sudo timedatectl set-timezone Asia/Jakarta

lihat perubahannya dengan:

$ sudo timedatectl

Jika lokasi anda bukan menggunakan WIB silahkan mencari yang sesuai:

$ sudo timedatectl list-timezones

4. Atur dan Aktifkan UFW

UFW atau Uncomplicated Firewall adalah software antarmuka yang mudah dipahami untuk mengatur firewall. Sangat disarankan untuk menggunakan firewall sehingga kita bisa melakukan filter koneksi apa saja yang bisa masuk.

$ sudo ufw default deny incoming
$ sudo ufw default allow outgoing

Kita bisa mengatur firewall berdasarkan nama software dan port melalui UFW. Untuk melihat nama-nama software yang ada:

$ sudo ufw app list

Karena masih awal dan hanya OpenSSH yang menggunakan koneksi maka akan muncul.

Available applications:
   OpenSSH

Kita harus membuka port yang dibutuhkan OpenSSH agar dapat kita akses dari luar

$ sudo ufw allow OpenSSH
$ sudo ufw enable
$ sudo ufw status

Hasilnya status sudah aktif dan OpenSSH sudah mendapatkan akses dengan ditandai “Allow”.

Status: active
 To                         Action      From
 --                         ------      ----
 OpenSSH                    ALLOW       Anywhere
 OpenSSH (v6)               ALLOW       Anywhere (v6)

Kita juga bisa melihat semua software beserta port dan statusnya dengan perintah:

$ sudo ufw show listening

5. Install Software Penting

Untuk memperlancar kita dalam melakukan konfigurasi server ada beberapa software yang perlu kita install yaitu net-tools dan zip.

$ sudo apt -y install net-tools zip

6. Atur Hostname

Hostname merupakan nama dari VPS atau komputer server kita. Hostname perlu di atur dengan benar karena ada beberapa software server yang akan menggunakannya pada pengaturan seperti software Postfix untuk email dan lainnya. Untuk mengaturnya kita bisa mengedit file /etc/hostname.

$ sudo nano /etc/hostname

lalu ganti sesuai dengan keinginan misalnya.

damas

Kemudian simpan pengaturan dengan menekan CTRL+X lalu pilih Y, Enter.

Pada halaman manual Ubuntu juga dijelaskan untuk mengatur FQDN bisa mengubah file /etc/hosts.

$ sudo nano /etc/hosts

Lalu masukkan FQDN dan IP address server dengan format IP_address<spasi>FQDN<spasi>hostname pada baris setelah localhost. Misalnya (lihat baris kedua):

127.0.0.1    localhost
192.168.1.1 host.damast.my.id damast.my.id
#The following lines are desirable for IPv6 capable hosts
::1          localhost ip6-localhost ip6-loopback
ff02::1      ip6-allnodes
ff02::2      ip6-allrouters

Simpan pengaturan CTRL+X lalu pilih Y, Enter.

Perubahan akan terjadi setelah restart. Maka silahkan restart dan login kembali untuk melakukan cek hostname.

$ reboot

Cek Output: Sebelumnya anda sudah mendaftarkan DNS Hostname ke panel domain anda, jika sudah bisa dicek

$ hostname --short
$ hostname --domain
$ hostname --fqdn

Sumber: https://linuxconfig.org/ ; https://itkoding.com
Sebagai Dokumentasi Pribadi

One thought on “Konfigurasi Awal Ubuntu Server 20

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s